Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan digital dan inovasi pembelajaran terhadap kinerja guru di SMA negeri 1 kabupaten luwu utara. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran serta terbatasnya pelatihan dan supervisi berbasis digital di sekolah tersebut, padahal tuntutan kurikulum merdeka mengharapkan sebagian besar guru mampu menerapkan teknologi secara optimal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 72 guru dan sampel sebesar 42 guru yang dihitung menggunakan rumus slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala likert 5 poin, kemudian dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan SPPS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kepemimpinan digital berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (t-hitung 2,190 > t-tabel 1,689; sig. 0,035) dan inovasi pembelajaran juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (t-hitung 2,446 > t-tabel 1,689; sig. 0,019). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru ( f-hitung 25,354 > f-tabel 2,46; sig. 0,000) dengan koefisien determinasi sebesar 56,5%. Kesimpulannya, kepemimpinan digital dan inovasi pembelajaran memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru.
Copyrights © 2026