Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi metode Turki Utsmani dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di Pesantren Sulaimaniyah Jakarta Islamic Center. Metode ini memiliki keunikan berupa sistem putaran urut mundur per halaman di setiap juz yang menekankan keseimbangan antara hafalan baru (ziyadah), pengulangan (muroja’ah), dan kedisiplinan target. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari ustadz dan santri yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terhadap 11 ruang kelas, dan dokumentasi hasil 197 santri, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode berlangsung terstruktur melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode ini sangat efektif untuk akselerasi, di mana 98 santri (49,7%) menyelesaikan hafalan 30 juz dalam waktu <1 tahun, dan 83 santri (42,1%) <2 tahun. Faktor pendukung utama adalah sistem hubungan kasih sayang (mahabbah) ustadz-santri, meskipun dihadapkan pada kendala psikologis berupa kejenuhan dan gangguan fokus akibat gadget pada hari libur.
Copyrights © 2026