Siswa sekolah dasar sering mengalami kesulitan memahami konsep sudut karena pembelajaran geometri masih banyak didominasi penjelasan verbal dan gambar statis. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan memperkuat pemahaman konsep sudut siswa kelas IV melalui model Project Based Learning (PjBL) berbasis proyek rumah origami. Penelitian menggunakan model Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus dengan subjek 28 siswa kelas IV SDN 2 Andongrejo Kabupaten Blora. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes evaluasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui persentase ketuntasan, rata-rata kelas, dan refleksi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan belajar meningkat dari 57,14% pada pra-siklus dengan rata-rata 65 menjadi 71,43% pada siklus I dengan rata-rata 72,5. Setelah instruksi proyek, scaffolding guru, dan pendampingan kelompok diperjelas pada siklus II, ketuntasan meningkat menjadi 89,29% dengan rata-rata 81,1. Proyek rumah origami membantu siswa mengenali, mengukur, dan mengklasifikasikan sudut melalui aktivitas konkret, visual-spasial, dan kolaboratif. Temuan ini berimplikasi bahwa pembelajaran geometri berbasis proyek sederhana dapat membuat konsep sudut lebih bermakna bagi siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026