Perkembangan teknologi digital menuntut inovasi pembelajaran yang mampu mengintegrasikan teknologi dengan penanaman nilai-nilai karakter peserta didik. Salah satu permasalahan yang masih sering ditemukan di lingkungan sekolah adalah perilaku bullying yang memerlukan upaya pencegahan melalui pembelajaran yang menarik dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti materi adab bermasyarakat untuk pencegahan bullying, serta mengetahui tingkat kelayakan dan respons peserta didik terhadap media yang dikembangkan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI UJP SMK Negeri 1 Limboto Kabupaten Gorontalo. Data dikumpulkan melalui angket validasi ahli media, ahli materi, dan angket respons peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media AR yang dikembangkan memperoleh kategori sangat layak berdasarkan penilaian ahli. Respons peserta didik memperoleh persentase rata-rata 66,11% dengan kategori layak. Dengan demikian, media AR layak digunakan sebagai media pembelajaran inovatif untuk mendukung pencegahan bullying di sekolah.
Copyrights © 2026