IJoEd: Indonesian Journal on Education
in progres

Teknologi Fermentasi Berbasis Sumber Daya Lokal Pascabencana Gempa: Solusi Cepat Pengawetan Dan Peningkatan Nilai Nutrisi Pakan Ternak Dari Puing Bangunan dan Tumbuhan Terlanda

Zulkifli Zulkifli (Universitas Abulyatama)
Dedhi Yustendi (Universitas Abulyatama)
Ayatullah Ayatullah (Universitas Abulyatama)
Jufrijal Jufrijal (Universitas Abulyatama)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Bencana gempa bumi menimbulkan problematika ganda berupa akumulasi limbah puing bangunan dalam jumlah masif dan kerusakan biomassa tumbuhan yang menyebabkan krisis ketersediaan pakan ternak di wilayah terdampak, sementara penanganan konvensional masih memandang kedua material tersebut sebagai limbah tak bernilai yang harus dibuang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi teknologi fermentasi berbasis sumber daya lokal sebagai solusi cepat pengawetan dan peningkatan nilai nutrisi pakan ternak dengan memanfaatkan puing bangunan dan tumbuhan terlanda pascagempa. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan sumber data berasal dari buku, artikel jurnal ilmiah, dan laporan hasil penelitian yang dianalisis menggunakan teknik analisis isi kualitatif dan sintesis integratif. Hasil penelitian mengungkapkan empat temuan utama. Pertama, puing bangunan seperti beton, bata merah, dan gypsum memiliki kandungan kalsium, silika, dan sulfur yang berfungsi sebagai sumber mineral mikro sekaligus media pendukung imobilisasi mikroba fermentatif yang meningkatkan densitas populasi dan stabilitas proses fermentasi. Kedua, biomassa tumbuhan terlanda gempa mengalami pra-perlakuan mekanis alami berupa kerusakan dinding sel yang meningkatkan aksesibilitas enzim mikroba terhadap kompleks lignoselulosa, sehingga mempercepat laju biodegradasi selama fermentasi. Ketiga, rekayasa teknologi fermentasi sederhana berbasis konsorsium mikroba lokal yang dieksplorasi dari air cucian beras dan cairan rumen mampu mengawetkan pakan melalui mekanisme ensilase anaerobik dalam waktu tiga hingga tujuh hari dengan peralatan darurat. Keempat, integrasi puing dan tumbuhan dalam fermentasi secara sinergis meningkatkan protein kasar hingga tiga puluh sampai tujuh puluh lima persen, menurunkan serat kasar, serta mendetoksifikasi tanin dan saponin. Kesimpulannya, teknologi fermentasi berbasis sumber daya lokal pascagempa merupakan solusi bioteknologi tepat guna yang efektif, aplikatif, dan berkelanjutan. Implementasi hasil penelitian ini berupa pelatihan fermentasi darurat bagi peternak dengan memanfaatkan limbah puing dan tumbuhan sebagai pakan bernutrisi tingg

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ijoed

Publisher

Subject

Education

Description

Indonesian Journal on Education (IJoEd) is a peer-reviewed open-access journal established for disseminating state-of-the-art knowledge in the field of education. This journal is published annually in March, June, September, and December by LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan. Indonesian Journal on ...