Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran sejarah yang masih berpusat pada guru, kurangnya variasi model pembelajaran yang kreatif, serta rendahnya hasil belajar siswa pada materi Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia. Penelitian bertujuan mengetahui penerapan model pembelajaran STAD berbantu media permainan Bi Eja berbasis kearifan lokal serta pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa kelas X di MAN 1 Kediri. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui angket, observasi, wawancara, serta pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas guru sebesar 88,7% pada siklus I menjadi 94,3% pada siklus II. Aktivitas siswa mengalami peningkatan sebesar 88,8% pada siklus I menjadi 96,4% pada siklus II. Ketuntasan belajar siswa dari 45,8% sebelum tindakan menjadi 70,8% pada siklus I dan 91,7% pada siklus II. Respon siswa juga sangat tinggi dengan rata-rata 85%. Dengan demikian, penerapan model STAD berbantu media Bi Eja berbasis kearifan lokal terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa pada pembelajaran sejarah.
Copyrights © 2026