Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan menulis sambung pada siswa sekolah dasar melalui pendekatan literasi, pengembangan kognitif, dan keterampilan motorik halus. Menulis sambung merupakan salah satu bentuk kemampuan menulis awal yang penting karena melatih ketepatan bentuk huruf, kerapian, koordinasi tangan, dan kemampuan berpikir terstruktur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterampilan menulis sambung siswa dipengaruhi oleh pemahaman literasi dasar, kesiapan kognitif dalam mengenali bentuk dan urutan huruf, serta perkembangan motorik halus yang mendukung kelancaran gerak tangan. Sejumlah penelitian terdahulu menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kendala dalam melafalkan, mengenali, dan menulis huruf serta kata-kalimat karena kurangnya perhatian dan motivasi keluarga, rendahnya latihan, serta hambatan kognitif dan motorik. Di sisi lain, pembelajaran yang bermakna, latihan berkelanjutan, dan bimbingan sistematis terbukti dapat meningkatkan keterampilan menulis sambung siswa secara signifikan. Hasil analisis ini menegaskan bahwa penguatan literasi, stimulasi kognitif, dan latihan motorik halus perlu dilakukan secara terpadu agar kemampuan menulis sambung siswa sekolah dasar berkembang optimal
Copyrights © 2026