Penggunaan fitur Close Friends Instagram memungkinkan individu melakukan pengungkapan diri secara lebih selektif, namun tetap berhadapan dengan persoalan kepercayaan interpersonal dan kekhawatiran privasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepercayaan interpersonal terhadap pengungkapan diri pengguna Close Friends Instagram serta menguji peran kekhawatiran privasi sebagai variabel moderator. Subjek penelitian berjumlah 398 pengguna Instagram yang aktif menggunakan fitur Close Friends. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, serta analisis data menggunakan regresi linear sederhana, regresi moderasi, dan analisis regresi terpisah berdasarkan dimensi pengungkapan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan interpersonal berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan diri secara keseluruhan (R² = 0,60; p < 0,05). Selain itu, hasil uji moderasi menunjukkan bahwa kekhawatiran privasi berperan signifikan sebagai variabel moderator dalam hubungan antara kepercayaan interpersonal dan pengungkapan diri (p < 0,05). Analisis tambahan menunjukkan bahwa kepercayaan interpersonal berpengaruh signifikan terhadap dimensi Intent (R² = 0,17; p < 0,05) dan Positive–Negative (R² = 0,046; p < 0,05), namun tidak berpengaruh signifikan terhadap dimensi Amount, Depth–Intimacy, dan Honesty–Accuracy (p > 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepercayaan interpersonal mendorong kesiapan dan ekspresi emosional dalam pengungkapan diri, sementara kekhawatiran privasi berfungsi sebagai faktor pembatas pada aspek pengungkapan yang lebih sensitif, sehingga temuan ini berimplikasi pada pemahaman perilaku berbagi informasi di media sosial semi-privat.
Copyrights © 2026