Isu psikologis dan sosial seringkali menghambat proses pembelajaran siswa, yang menyebabkan penurunan motivasi dan prestasi akademik. PGRI Prohibisi menghadapi tantangan dalam pelayanan konseling dan bimbingan, yang masih dilakukan secara manual. Akibatnya, proses pencatatan dan administrasi data tidak efisien, rentan terhadap kehilangan data, dan sulit diakses. Penelitian ini bertujuan untuk membangun dan mengembangkan sistem konseling dan pengaduan siswa digital untuk memungkinkan siswa menyampaikan pengaduan dan membantu konselor dalam menangani dan memantau data pengaduan secara efisien dan terorganisir. Penelitian ini menggunakan metodologi PIECES untuk analisis kebutuhan dan memanfaatkan kerangka kerja CodeIgniter untuk desain dan implementasi sistem. Pengujian sistem dilakukan dengan Metode Black Box untuk memastikan fungsionalitas operasi yang tepat. Menurut hasil penelitian, sistem yang dirancang telah menunjukkan peningkatan efisiensi layanan bimbingan dan konseling, peningkatan waktu respons terhadap keluhan siswa, dan mitigasi risiko kehilangan data. Akibatnya, bimbingan proses pemantauan menjadi lebih efektif dan mendukung, sehingga mendorong lingkungan belajar yang lebih baik di SMK PGRI Larangan.
Copyrights © 2026