Industri pengolahan kopi memiliki berbagai potensi bahaya yang dapat memengaruhi keselamatan dan kesehatan kerja pekerja, terutama pada proses roasting dan grinding yang melibatkan peralatan bersuhu tinggi, mesin bergerak, serta paparan debu kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan pengendalian risiko pada proses roasting dan grinding di salah satu pabrik kopi di Bandung menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC). Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan operator, dan analisis aktivitas kerja pada area produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat bahaya fisik, mekanik, dan lingkungan kerja dengan risiko tertinggi berasal dari paparan suhu tinggi, bagian mesin yang bergerak, serta debu kopi pada proses grinding. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan pengendalian teknik, pengendalian administratif, dan penggunaan alat pelindung diri sesuai hierarki pengendalian dapat menurunkan tingkat risiko serta meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di industri pengolahan kopi.
Copyrights © 2026