Penelitian ini ditujukan guna diketahuinya pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbasis Diskursus Multi Representasi (DMR) terhadap pemahaman konsep materi sejarah siswa kelas XI SMKS Mahardhika Surabaya. Penelitian mempergunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment serta desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian ialah kelas XI MP 1 sebagai kelas eksperimen serta XI MP 2 sebagai kelas kontrol dengan setiap kelas berisi 32 siswa. Pengumpulan data dikerjakan dengan pretest-posttest, observasi, dokumentasi, serta angket, lalu dianalisis memakai uji normalitas, homogenitas, Independent Sample T-Test, serta effect size dengan bantuan SPSS 21. Temuan penelitian memperlihatkan bahwasannya model PBL berbasis DMR berpengaruh signifikan terhadap pemahaman konsep materi sejarah siswa. Perihal ini terbukti dengan adanya nilai signifikansi uji Independent Sample T-Test senilai 0,000 < 0,05. Rerata nilai posttest kelas eksperimen bertambah dari 19,90 menjadi 63,46, sementara kelas kontrol hanya bertambah dari 22,81 menjadi 23,69. Hasil effect size memperlihatkan nilai Cohen’s d senilai 2,16 dalam kategori besar serta respon siswa terhadap pengaplikasian model mendapati persentase 89% dengan kategori sangat baik. Maka, model PBL berbasis DMR efektif dalam memperluas kemampuan pemahanan konsep siswa dalam pembelajaran sejarah.
Copyrights © 2026