Peningkatan penggunaan kendaraan listrik mendorong pertumbuhan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), khususnya DC fast charging yang bersifat beban non-linear dan berpotensi menurunkan kualitas daya pada sistem distribusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distorsi harmonisa akibat operasional SPKLU serta mengevaluasi efektivitas single tuned passive filter dalam mereduksi harmonisa. Pemodelan sistem dilakukan menggunakan perangkat lunak ETAP 19.0 dengan beban SPKLU sebesar 150 kW yang terhubung pada transformator distribusi 630 kVA. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sebelum pemasangan filter, nilai Total Harmonic Distortion Voltage (THDV) mencapai 5,09% dan Total Harmonic Distortion Current (THDI) mencapai 9,74%, melebihi standar IEEE 519-1992. Setelah pemasangan single tuned passive filter yang ditujukan pada harmonisa orde ke5, ke-7, dan ke-11, nilai THDV menurun menjadi sekitar 3,02% dan THDI menjadi 3,54%, sehingga memenuhi standar yang ditetapkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa filter yang dirancang efektif dalam mereduksi distorsi harmonisa pada sistem distribusi. Kata Kunci — SPKLU, DC fast charging, harmonisa, THDV, THDI, passive filter, ETAP
Copyrights © 2026