Culture & Society: Journal Of Anthropological Research
Vol 8 No 1 (2026): Culture & Society: Journal of Anthropologival Research

Makna Simbolik Upacara Buka Abo pada Masyarakat Kampung Tandikat Air Jambu

Eka Fitri (Universitas Negeri Padang)
Wirdanengsih Wirdanengsih (Universitas Negeri Padang)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan makna simbolik pada upacara buka abo di Kampung Tandikat Air Jambu, Kecamatan Linggo Sari Baganti Kabupaten Pesisir Selatan. Upacara buka abo merupakan upacara yang dilaksanakan ketika membangun rumah baru, dengan adanya ritual melumuri darah ayam ke sekeliling rumah yang akan dibangun dan ditempati. Makna simbolik buka abo dianalisa dengan teori interpretativisme simbolik Clifford Geertz. Metode penelitian dilakukan dengan observasi partisipasi, wawancara mendalam dan studi dokumen. Pemilihan informan dilakukan dengan cara purposive sampling, dengan kiteria informan yaitu tokoh adat, tokoh agama, tukang, pemilik rumah dan warga masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan upacara buka abo. Jumlah informan keseluruhan yaitu sebanyak 15 orang. Data dianalisis dengan menggunakan model interaktive dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian mendeskripsikan simbol-simbol pada upacara buka abo yang dilakukan dengan menyembelih ayam, mengedarkan darah mengelilingi pondasi rumah dan bahan bangunan, serta memasak ayam serta makan bersama. Makna simbolik dari upacara buka abo yaitu sebagai simbol perlindungan serta penyucian ruang, supaya tukang yang bekerja dan penghuni rumah terlindungi dan selamat dari mara bahaya. Selain itu upacara buka abo juga memiliki makna sebagai rasa syukur atas pembangunan rumah baru dan keyakinan manusia kepada kekuatan supranatural.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

csjar

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences

Description

Culture & Society: Journal of Anthropological Research was published to develop and enrich scientific discussion for scholars who put interest on socio-cultural issues in Indonesia. Editors welcome theoretical or research based article submission. Author’s argument doesn’t need to be in line ...