Perilaku bullying pada anak usia dini menunjukkan adanya masalah hubungan sosial, lemahnya pembentukan karakter dalam lingkungan pendidikan. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada perkembangan emosional anak, tetapi juga memengaruhi kemampuan anak dalam membangun hubungan sosial yang sehat. Meskipun berbagai penelitian telah membahas pendidikan karakter dan pencegahan bullying pada anak usia dini, kajian yang secara khusus mengintegrasikan ajaran kasih dalam Matius 22:39 masih terbatas dalam perspektif Pendidikan Agama Kristen. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi ajaran kasih berdasarkan Matius 22:39 dalam membentuk karakter anti-bullying pada anak usia dini. Ayat ini dipilih karena secara eksplisit menegaskan prinsip mengasihi sesama seperti diri sendiri sehingga relevan sebagai dasar teologis yang mendorong sikap empati, penghormatan terhadap sesama, relasi sosial yang harmonis serta pencegahan perilaku bullyingmanusia. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ajaran kasih melalui keteladanan, pembiasaan, penguatan perilaku positif, dan pembelajaran berbasis nilai Kristiani mampu mengembangkan empati, kepedulian, penghargaan terhadap sesama, serta pengendalian perilaku agresif pada anak. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan Pendidikan Agama Kristen melalui penguatan model pendidikan karakter anti-bullying yang berlandaskan nilai-nilai Alkitabiah.
Copyrights © 2025