Transformasi digital telah menjadi salah satu agenda utama dalam reformasi birokrasi dan modernisasi pemerintahan di Indonesia. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong pemerintah pusat maupun daerah untuk mengubah pola pelayanan publik yang konvensional menuju sistem pelayanan berbasis elektronik. Kabupaten Padang Pariaman merupakan salah satu daerah yang telah mengimplementasikan berbagai inovasi digital melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Smart City, dan digitalisasi layanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi transformasi digital di Kabupaten Padang Pariaman serta membandingkannya dengan beberapa daerah yang dianggap berhasil dalam transformasi digital, seperti Kota Pariaman, Surabaya, dan Bandung. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Padang Pariaman telah mengalami kemajuan signifikan dalam implementasi transformasi digital, terutama melalui pengembangan aplikasi pelayanan publik terintegrasi, peningkatan indeks SPBE, dan penguatan tata kelola data. Namun demikian, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan infrastruktur digital, literasi digital masyarakat, integrasi sistem antar perangkat daerah, dan keamanan siber. Dibandingkan dengan daerah yang lebih maju, Padang Pariaman masih memerlukan penguatan inovasi pelayanan digital, pengembangan sumber daya manusia, dan optimalisasi pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik
Copyrights © 2026