Transformasi administrasi publik pada era digital menghadapi tantangan yang semakin kompleks dan multidimensional. Permasalahan administrasi publik tidak lagi dapat diselesaikan melalui pendekatan monodisiplin karena karakteristik masalah publik modern bersifat kompleks (wicked problems), melibatkan aspek hukum, sosial, ekonomi, politik, dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan administrasi publik secara interdisipliner dengan dukungan implementasi e-government di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui kajian literatur, regulasi, dan berbagai hasil penelitian terkait administrasi publik serta implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan interdisipliner melalui integrasi ilmu administrasi publik, hukum, sosiologi, manajemen, ekonomi, dan teknologi informasi menjadi strategi efektif dalam menghadapi tantangan birokrasi modern. Implementasi e-government melalui SPBE berpotensi meningkatkan efektivitas pelayanan publik, efisiensi birokrasi, transparansi, serta akuntabilitas pemerintahan. Namun demikian, berbagai hambatan seperti ego sektoral, resistensi budaya organisasi, kesenjangan digital, dan lemahnya keamanan siber masih menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi regulasi, penguatan interoperabilitas sistem, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan digital yang adaptif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026