Kenakalan remaja di dunia maupun di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Tujuan kegiatan ini adalah mencegah kenakalan remaja melalui KIE audiovisual. Metode kegiatan ini analisa, persiapan, pelaksanaan, pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan terdapat peningkatan skor pre-test dan post-test, serta ujia T-Test didapatkan nilai signifikansi 0.008, sehingga dapat disimpulkan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukan kegiatan pencegahan kenakalan remaja melalui penguatan spiritual coping melalui komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) dengan media audiovisual.
Copyrights © 2025