Perkembangan akses digital telah meningkatkan kerentanan masyarakat terhadap praktik judi online, terutama pada kelompok dengan pendapatan tidak tetap dan literasi digital yang terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga Mangkang Kulon, Semarang, mengenai risiko judi online terhadap ketahanan keuangan keluarga serta mendorong terbentuknya strategi pencegahan berbasis keluarga dan lingkungan sosial. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan edukatif-partisipatif dengan metode penyuluhan tatap muka, diskusi interaktif, telaah kasus sederhana, dan refleksi keluarga. Peserta kegiatan berjumlah 25 orang yang terdiri atas buruh harian, pedagang kecil, pekerja informal, ibu rumah tangga, dan warga sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mulai mampu mengenali bentuk dan modus promosi judi online, memahami dampaknya terhadap penggunaan uang keluarga, utang rumah tangga, konflik keluarga, serta pentingnya pengawasan penggunaan telepon pintar. Peserta juga dapat merumuskan langkah antisipasi sederhana, seperti menghindari tautan mencurigakan, membatasi akses terhadap konten perjudian, memperkuat komunikasi keluarga, dan mengelola uang harian secara lebih bijak. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi langsung yang kontekstual dapat menjadi strategi awal untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam mencegah judi online dan menjaga stabilitas ekonomi keluarga.
Copyrights © 2026