Borobudur Temple, a UNESCO World Heritage Site, contains a series of narrative reliefs depicting religious stories and various elements of the natural environment. Among these elements, animal representations constitute an important component of the visual narratives preserved within the monument. Although several studies have documented fauna depicted in other narrative relief series of Borobudur Temple, the animal diversity represented in the Gandawyuha reliefs has not been systematically investigated. This study therefore aimed to identify and profile the animal species depicted in the Gandawyuha reliefs of the third hallway wall. A descriptive research design was employed through direct observation, documentation, and species identification based on morphological characteristics visible in the relief carvings. Species identification was supported by relevant zoological literature and validated by a cultural heritage expert. The study recorded 108 animal depictions distributed across 27 of the 88 relief panels, representing 20 species belonging to the classes Aves and Mammalia. The identified fauna comprised nine bird species and eleven mammal species, including both endemic and non-endemic taxa. Five species were classified as endemic to Indonesia, whereas fifteen species were non-endemic. The results provide the first systematic documentation of animal diversity represented in the Gandawyuha reliefs and contribute baseline data for heritage biodiversity research at Borobudur Temple. These findings highlight the value of cultural heritage monuments as sources of information on biodiversity representation preserved within historical visual records and provide a foundation for future interdisciplinary studies integrating biological and cultural perspectives. Representasi Burung dan Mamalia di Situs Warisan Budaya: Mendokumentasikan Keanekaragaman Hayati pada Relief Gandawyuha di Candi Borobudur ABSTRAK: Candi Borobudur merupakan situs warisan dunia UNESCO, memiliki serangakaian relief naratif yang menggambarkan kisah-kisah keagamaan dan berbagai unsur lingkungan alam. Di antara unsur-unsur tersebut, representasi hewan merupakan komponen penting dalam narasi visual yang lestari pada monumen ini. Meskipun beberapa penelitian telah mendokumentasikan fauna yang digambarkan pada relief naratif lainnya di Candi Borobudur, keanekaragaman hewan yang direpresentasikan dalam relief Gandawyuha belum pernah diteliti secara sistematis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menyusun profil spesies hewan yang digambarkan pada relief Gandawyuha di lorong tiga. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif melalui observasi langsung, dokumentasi, dan identifikasi spesies berdasarkan karakteristik morfologi yang tampak pada pahatan relief. Proses identifikasi diperkuat dengan literatur zoologi yang relevan dan divalidasi oleh seorang ahli budaya. Hasil penelitian menunjukkan 108 representasi hewan tersebar pada 27 dari 88 panel relief, mewakili 20 spesies yang termasuk dalam kelas Aves dan Mamalia. Fauna yang teridentifikasi terdiri atas sembilan spesies burung dan sebelas spesies mamalia, yang mencakup taksa endemik maupun bukan endemik. Sebanyak lima spesies dikategorikan sebagai endemik Indonesia, sedangkan lima belas spesies lainnya merupakan spesies non-endemik. Hasil penelitian ini memberikan dokumentasi sistematis mengenai keanekaragaman hewan yang direpresentasikan dalam relief Gandawyuha serta menyediakan data dasar bagi penelitian keanekaragaman hayati yang terintegrasi dengan warisan budaya di Candi Borobudur. Temuan ini menunjukkan nilai penting situs warisan budaya sebagai sumber informasi mengenai representasi biodiversitas yang terekam dalam visual historis dan menyediakan landasan bagi penelitian interdisipliner di masa mendatang yang mengintegrasikan perspektif biologi dan budaya.
Copyrights © 2026