Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh Polri, berisi informasi mengenai ada atau tidaknya riwayat kriminal seseorang. Dalam proses penilaian kualitas SKCK, sering kali ditemukan data yang bersifat tidak pasti atau ambigu. Untuk itu, metode Fuzzy Logic Tsukamoto digunakan sebagai solusi, karena mampu menangani ketidakpastian tersebut dengan menentukan derajat keanggotaan suatu variabel pada kategori seperti "rendah", "sedang", atau "tinggi". Implementasi metode ini dilakukan melalui sistem berbasis web yang memungkinkan pihak Polsek mengelola data pemohon secara lebih praktis. Sistem ini membantu mempercepat pengambilan keputusan terkait penilaian SKCK secara lebih objektif dan transparan. Pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat meningkatkan kecepatan dan efisiensi proses permohonan SKCK, serta meminimalisir penilaian subjektif. Dengan demikian, penggunaan metode Fuzzy Logic Tsukamoto pada sistem penilaian SKCK mampu mendukung kinerja kepolisian dalam memberikan pelayanan yang lebih adil dan akurat kepada masyarakat.
Copyrights © 2025