Ekosistem Danau Mahalona saat ini menghadapi berbagai tantangan lingkungan termasuk penurunan kualitas air dan eksploitasi berlebih. Upaya domestikasi melalui pendekatan ex-situ menjadi strategi krusial untuk pelestarian dan pemanfaatan berkelanjutan sumber daya perikanan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan butini (Glossogobius matanensis) terhadap variasi mikrohabitat berbasis teknologi akuascape sebagai dasar domestikasi di Danau Mahalona. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan substrat dan empat ulangan selama tiga bulan pemeliharaan. Perlakuan yang diuji meliputi: A (substrat pasir), B (pasir + batuan + daun kering), dan C (pasir + kerikil + ranting). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi elemen mikrohabitat berpengaruh sangat nyata (P < 0,05) terhadap seluruh parameter pertumbuhan. Perlakuan C menghasilkan nilai tertinggi dengan Laju Pertumbuhan Bobot Spesifik sebesar 3,48% per hari, pertumbuhan panjang harian 0,51%, dan tingkat kelangsungan hidup mencapai 92%. Sebaliknya, hasil terendah ditemukan pada Perlakuan A dengan SGR bobot 2,48% per hari dan kelangsungan hidup 67%. Kondisi kualitas air selama penelitian tetap stabil pada suhu 30°C dan pH 6,88–6,99. Kesimpulannya, rekayasa mikrohabitat yang kompleks pada perlakuan C terbukti paling efektif dalam menyediakan shelter yang menyerupai habitat alami, sehingga mendukung adaptasi dan pertumbuhan optimal benih ikan butini dalam proses domestikasi.
Copyrights © 2026