Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran guru dan program Gerakan Literasi Sekolah terhadap minat baca peserta didik. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya minat baca siswa yang menjadi tantangan besar dalam dunia pendidikan. Guru memiliki peran strategis sebagai fasilitator dan teladan dalam membangun budaya literasi di lingkungan sekolah. Selain itu, program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang dicanangkan pemerintah menjadi upaya sistematis dalam menumbuhkan kebiasaan membaca di kalangan peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi berganda. Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada peserta didik jenjang sekolah dasar dan guru sebagai pelaksana program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dan pelaksanaan program Gerakan Literasi Sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan minat baca peserta didik. Oleh karena itu, kolaborasi aktif antara guru, sekolah, dan program GLS perlu terus ditingkatkan guna menciptakan lingkungan belajar yang literat dan menyenangkan.
Copyrights © 2026