Ubi kayu atau singkong merupakan tanaman berkeping dua yang ditanam untuk mengambil pati yang sangat mudah dicerna. Sebagai tanaman semak tahunan, ubi kayu dapat tumbuh setinggi antara 1 sampai 4 meter dan memiliki daun besar dengan bentuk menjari yang terdiri dari 5 sampai 9 belahan. Daundaunnya yang memiliki batang panjang mudah gugur dan hanya bertahan beberapa bulan. Batang ubi kayu memiliki cara bercabang yang khas, dan variasi ini tergantung pada jenisnya. Pertumbuhan batang yang tegak sebelum bercabang lebih disukai karena memudahkan proses penyiangan. Batang yang bercabang terlalu banyak dan terlalu rendah kurang diinginkan. Pada bagian batang yang lebih tua, terdapat bekas daun yang jelas, dan ruas yang panjang menunjukkan bahwa pertumbuhannya cepat. Tanaman yang diperbanyak dengan biji akan menghasilkan akar tunggang yang jelas. Sementara itu, pada tanaman yang diperbanyak secara vegetatif, akar serabut tumbuh dari bagian dasar yang lurus. Ubi ini tumbuh dari penebalan sekunder pada akar serabut yang adventif. Bentuk singkong bervariasi, meskipun kebanyakan berbentuk silinder dan meruncing, sementara beberapa di antaranya bercabang. Keadaan daerah penelitian mempengaruhi data primer yang didapat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa di Desa Tamalantik terdapat satu jenis tanaman ubi kayu, yaitu Ubi Kayu Mukibat (Ondora Tomaro).
Copyrights © 2025