Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan rendahnya komunikasi asertif, meningkatnya stres dan kesepian pada lansia, serta kurangnya edukasi pencegahan penyakit tidak menular di lingkungan Sekolah Lansia Mulus Rahayu Bahagia. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia melalui penguatan komunikasi keluarga, dukungan psikososial, dan perilaku hidup bersih dan sehat berbasis komunitas. Sasaran kegiatan meliputi 40 lansia, 10 anggota keluarga, dan 8 kader kesehatan. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui koordinasi mitra, penyusunan modul, edukasi interaktif, roleplay, diskusi, permainan edukatif, pelatihan kader, serta pendampingan selama satu bulan di aula Sekolah Lansia. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 35% pada aspek komunikasi asertif dan 28% pada aspek PHBS serta pencegahan penyakit tidak menular. Selain itu, terjadi perubahan perilaku berupa komunikasi keluarga yang lebih terbuka, peningkatan kesadaran pemeriksaan kesehatan, serta meningkatnya kepercayaan diri kader dalam memfasilitasi edukasi lansia. Program ini juga membentuk jejaring kolaboratif antara lansia, keluarga, kader, dan tim perguruan tinggi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan lansia berbasis keluarga efektif mendukung promosi kesehatan komunitas dan berpotensi direplikasi sebagai model Desa Ramah Lansia.
Copyrights © 2026