Proses penuaan pada lansia menyebabkan penurunan fungsi fisiologis secara progresif yang sering kali disertai dengan pola hidup sedenter dan asupan gizi yang tidak seimbang. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit degeneratif dan penurunan kualitas hidup di masa senja. Posyandu lansia menjadi wadah strategis untuk melakukan intervensi kesehatan melalui aktivitas fisik yang aman dan edukasi gizi yang tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan lansia melalui integrasi senam low-impact dan edukasi gizi fungsional di Desa Pon. Program ini dilaksanakan pada bulan April hingga Mei 2026 bertempat di Posyandu Desa Pon dengan melibatkan 54 orang lansia. Metode yang digunakan meliputi edukasi kebutuhan gizi spesifik lansia serta praktik senam aerobic low-impact untuk menjaga kebugaran jantung dan kelenturan sendi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan mengenai pola hidup sehat, dengan kenaikan rata-rata skor dari 65 poin menjadi 88 poin. Implementasi program ini menunjukkan bahwa melalui pendekatan holistik yang melibatkan aktivitas fisik dan edukasi nutrisi, dapat tercipta kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan lansia secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026