Kecamatan Junrejo, Kota Batu merupakan salah satu sentra produksi jeruk dengan berbagai jenis jeruk. Produktivitas kebun jeruk bervariasi dan faktor pembatas yang disarankan adalah kondisi topografi dan agroklimat. Tujuan dari survei ini adalah untuk menganalisis faktor topografi dan curah hujan yang membatasi produktivitas kebun jeruk di Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Survei lapangan dilakukan selama bulan Februari - April 2024 di lima lokasi kebun jeruk rakyat. Evaluasi faktor kesesuaian lahan terdiri dari tiga tahap: pengecekan lapangan, observasi lapangan, dan analisis data.  Hasil survei dan evaluasi di lima lokasi kebun jeruk di Kecamatan Junrejo menunjukkan bahwa ketinggian tempat, kemiringan lahan, dan curah hujan tahunan mempengaruhi produktivitas kebun jeruk. Ketinggian tempat (X) mempengaruhi produktivitas jeruk (Y) (Y = 7,9760 - 0,007X; R2 = 0,5805*). Semakin tinggi ketinggian tempat, semakin rendah produktivitas jeruk di Kecamatan Junrejo. Kemiringan lahan (X) berkorelasi negatif dengan produktivitas jeruk (Y), semakin curam kemiringan lahan maka semakin rendah produktivitas jeruk. Model persamaan regresi: Y = 3,342 - 0,073X (R2 = 0,6862*). Produktivitas kebun jeruk (Y) di wilayah Kecamatan Junrejo juga dipengaruhi oleh curah hujan yang tinggi (X), terutama pada masa pembungaan dan pembentukan buah (fruitset). Model regresi: Y = -0,0188x + 4,7752 (R2 = 0,8305*).
Copyrights © 2024