Kondisi keletihan dalam aktivitas kerja merupakan isu strategis dalam lingkup kesehatan dan keselamatan kerja karena berpotensi meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan. Pada tenaga kerja, keletihan tidak hanya memengaruhi ketahanan fisik, tetapi juga berdampak pada penurunan kapasitas produktivitas, kewaspadaan, serta ketelitian dalam menjalankan tugas. Penelitian ini diarahkan untuk mengidentifikasi determinan yang berkorelasi dengan tingkat keletihan kerja pada pegawai di PT PLN UP3 Kendari. Hasil pengamatan pendahuluan menunjukkan bahwa dari 15 pegawai yang diamati, sekitar 85% mengemukakan adanya kelelahan setelah menyelesaikan pekerjaan. Temuan awal tersebut memperkuat urgensi penelitian yang bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan keletihan kerja pada pegawai di unit tersebut pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan potong lintang (cross-sectional). Populasi mencakup seluruh pegawai tetap sebanyak 56 orang, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Data diperoleh melalui instrumen kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik chi-square. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia, beban kerja, masa kerja, serta status gizi dengan keletihan kerja. Dengan demikian, seluruh variabel yang dihipotesiskan terbukti berkorelasi secara bermakna terhadap tingkat keletihan kerja pegawai. Adapun variabel yang berkorelasi dengan tingkat kelelahan kerja pegawai adalah usia,beban kerja,lama kerja serta status gizi.
Copyrights © 2026