Implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) menuntut guru memiliki kompetensi dalam menyusun perangkat pembelajaran yang berorientasi pada meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning. Namun, hasil analisis kebutuhan di SMPN 2 Aikmel menunjukkan bahwa guru masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan prinsip tersebut. Pengabdian ini bertujuan memperkuat kompetensi profesional guru melalui pendampingan implementatif penyusunan perangkat pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam. Kegiatan melibatkan 25 guru dengan tahapan analisis kebutuhan, workshop, coaching, mentoring, peer review, dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata pemahaman guru meningkat dari 58,42 menjadi 86,13 dengan nilai N-Gain sebesar 0,67, sedangkan kualitas perangkat pembelajaran meningkat dari 62,5 menjadi 89,4. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan implementatif efektif meningkatkan pemahaman guru, kualitas perangkat pembelajaran , serta kesiapan guru dalam mengimplementasikan Pembelajaran mendalam.
Copyrights © 2026