Fahrurrozi
Universitas Hamzanwadi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Penerapan Kurikulum Merdeka pada Guru-guru Sekolah Dasar Kelompok Gugus Puncak Jeringo Rody Satriawan; Fahrurrozi; Ahmad Rasidi; Zoatul Wardi; Abdullah
ALPATIH: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal ALPATIH : JUNI
Publisher : Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Satu Atap yang terkumpul dalam gugus Puncak Jeringo di Desa Jeringo Kecamatan Suela dalam bidang pengetahuan dan pemahaman tentang penerapan Kurikulum Merdeka. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Tahap persiapan meliputi: pembentukan tim pengabdian, penyusunan proposal, komunikasi degan mitra, rapat persiaan, menyiapkan lokasi pelatihan, dan penyusunan susunan acara. Tahap pelaksanaan meliputi: pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Sambutan-sambutan, pembacaan Do’a, penyampaian materi seminar, tanya jawab, penutup, dan foto bersama. Tahap evaluasi yaitu diakukan dengan diskusi denga ketua gugus Guru SD Puncak Jeringo. Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh bahwa pelaksanaan kegiatan telah berlangsung sesuai dengan apa yang mejadi harapan, kemudian dilihat dari kemampuan guru, rata-rata mengalami peningkatan terhadap pemahamahan kurikulum merdeka.
Pendampingan implementatif penyusunan perangkat pembelajaran  berbasis deep learning untuk guru SMPN 2 Aikmel Fahrurrozi; Haliliah
ALPATIH: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/

Abstract

Implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) menuntut guru memiliki kompetensi dalam menyusun perangkat pembelajaran  yang berorientasi pada meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning. Namun, hasil analisis kebutuhan di SMPN 2 Aikmel menunjukkan bahwa guru masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan perangkat pembelajaran  yang sesuai dengan prinsip tersebut. Pengabdian ini bertujuan memperkuat kompetensi profesional guru melalui pendampingan implementatif penyusunan perangkat pembelajaran  berbasis pembelajaran  mendalam. Kegiatan melibatkan 25 guru dengan tahapan analisis kebutuhan, workshop, coaching, mentoring, peer review, dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata pemahaman guru meningkat dari 58,42 menjadi 86,13 dengan nilai N-Gain sebesar 0,67, sedangkan kualitas perangkat pembelajaran  meningkat dari 62,5 menjadi 89,4. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan implementatif efektif meningkatkan pemahaman guru, kualitas perangkat pembelajaran , serta kesiapan guru dalam mengimplementasikan Pembelajaran  mendalam.
Pengembangan modul ajar polinomial dengan model pembelajaran discovery learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa Rahman Wahyudi Hasani; Rody Satriawan; Fahrurrozi; Sri Supiyati
NOTASI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Alpatih Cahaya Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/notasi.v4i1.718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan modul pembelajaran matematika berbasis Discovery Learning serta menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Uji coba terbatas dilakukan pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Selong. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, lembar validasi ahli, angket respons pengguna, dan tes hasil belajar. Kualitas modul dievaluasi berdasarkan aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul memenuhi kriteria valid dengan persentase penilaian ahli materi masing-masing sebesar 80% dan 75%, serta ahli media sebesar 80% dan 71%. Tingkat kepraktisan modul tergolong tinggi, ditunjukkan oleh respons guru sebesar 84% dan respons siswa sebesar 74%. Analisis hasil belajar menunjukkan peningkatan nilai rata-rata siswa dari 71 pada pretest menjadi 91 pada posttest. Selain itu, hasil uji N-Gain sebesar 0,70 menunjukkan kategori efektivitas sedang hingga tinggi. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa modul pembelajaran berbasis Discovery Learning yang dikembangkan layak digunakan dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa.