Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi demokrasi digital sekaligus memberikan pemahaman mendalam mengenai dampak negatif media sosial terhadap perencanaan dan penyusunan anggaran finansial pribadi remaja. Kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren SD, SMP, SMA Alam Inspirasi Kota Sorong dengan sasaran strategis siswa SMAkelas 11. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah tingginya paparan media sosial yang memicu gaya hidup konsumtif tanpa perencanaan keuangan yang matang, seperti perilaku top up game online, belanja impulsif di Shopee, serta pengaruh tren konsumsi di TikTok. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui tahapan survei pemahaman awal, pemaparan materi sosialisasi edukatif, dan diskusi interaktif. Hasil survei awal menunjukkan pemahaman dasar siswa tentang etika digital cukup baik, namun kendali terhadap pengelolaan finansial akibat distorsi media sosial masih sangat rendah. Pelaksanaan sosialisasi ini berhasil merumuskan langkah aksi nyata bagi siswa untuk bertindak kritis, etis, dan bertanggung jawab baik sebagai warga digital yang sadar demokrasi maupun dalam mengelola stabilitas ekonomi pribadi.
Copyrights © 2026