Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring pada Cooling Tower sebagai bagian dari sistem Heating, Ventilation, and Air Conditioning (HVAC) di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno–Hatta. Cooling Tower merupakan komponen penting dalam sistem pendingin yang berfungsi untuk melepaskan panas dari air pendingin sehingga dapat digunakan kembali dalam siklus pendinginan. Dalam operasional bangunan berskala besar seperti bandara, pemantauan kondisi peralatan HVAC secara real-time menjadi sangat penting untuk menjaga stabilitas suhu ruangan serta meningkatkan efisiensi energi. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem monitoring yang mampu memantau parameter operasional Cooling Tower secara otomatis dan memberikan informasi kondisi sistem secara cepat kepada operator. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan perancangan sistem berbasis Internet of Things (IoT). Sistem monitoring dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terhubung dengan beberapa sensor untuk membaca parameter operasional seperti suhu air dan arus listrik pada Cooling Tower. Data yang diperoleh kemudian dikirimkan melalui jaringan internet dan ditampilkan pada platform monitoring ThingSpeak dalam bentuk grafik secara real-time. Selain itu, sistem juga dilengkapi dengan fitur notifikasi otomatis melalui aplikasi Telegram apabila terjadi kondisi abnormal pada sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monitoring yang dirancang mampu membaca dan mengirimkan data parameter operasional Cooling Tower secara real-time. Data hasil pengujian menunjukkan bahwa Cooling Tower mampu menurunkan suhu air dari sekitar 32°C menjadi 27°C, yang menunjukkan bahwa proses pelepasan panas dapat berlangsung dengan baik. Sistem juga mampu memberikan notifikasi kepada operator ketika parameter sistem melewati batas yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil penelitian, sistem monitoring berbasis ESP32 dan Internet of Things (IoT) dapat digunakan sebagai solusi untuk meningkatkan efektivitas pemantauan sistem Cooling Tower pada sistem HVAC. Dengan adanya sistem ini, operator dapat memantau kondisi peralatan secara lebih cepat dan akurat sehingga potensi gangguan dapat dideteksi lebih awal serta keandalan operasional sistem pendingin di Terminal 3 Bandara Soekarno–Hatta dapat ditingkatkan
Copyrights © 2026