Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kompetensi sumber daya manusia berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan kinerja aparatur dan daya saing daerah di Kabupaten Tapanuli Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner kepada 180 aparatur pemerintah daerah yang bekerja pada organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria responden memiliki masa kerja minimal satu tahun dan terlibat dalam pelayanan publik atau pelaksanaan program pembangunan daerah. Data dianalisis menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi SDM berbasis kearifan lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja aparatur. Kinerja aparatur juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing daerah. Selain itu, pengembangan kompetensi SDM berbasis kearifan lokal terbukti berpengaruh langsung terhadap daya saing daerah. Temuan mediasi menunjukkan bahwa kinerja aparatur berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara pengembangan kompetensi SDM berbasis kearifan lokal dan daya saing daerah. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan daya saing daerah tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan potensi ekonomi, tetapi juga pada kualitas aparatur yang kompeten, adaptif, berorientasi pelayanan, serta mampu menginternalisasikan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Batak Toba seperti kerja keras, tanggung jawab, kebersamaan, musyawarah, dan penghormatan terhadap adat. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk memperkuat pemetaan kompetensi, pelatihan berbasis kinerja, literasi digital, kepemimpinan lokal, dan evaluasi pengembangan aparatur secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026