Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan framing media Detik.com terhadap pemberitaan kasus pagar laut di Bekasi serta mengetahui kecenderungan posisi media tersebut dalam memberitakan kasus tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Data penelitian berupa delapan teks berita Detik.com yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi, kemudian dianalisis berdasarkan empat struktur framing, yaitu sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Detik.com membingkai pemberitaan melalui penyusunan fakta, pemilihan narasumber, penggunaan bahasa, dan penyajian visual yang saling mendukung. Pada struktur sintaksis, seluruh berita memuat unsur headline, lead, kutipan sumber, latar informasi, dan penutup, meskipun terdapat tiga berita tanpa latar informasi dan satu berita tanpa unsur pernyataan. Struktur skrip menunjukkan seluruh berita telah memenuhi unsur 5W+1H. Pada struktur tematik ditemukan unsur detail yang menunjukkan tindakan pemerintah dalam menangani kasus pagar laut, serta didukung penggunaan koherensi sebab-akibat dan kronologis. Struktur retoris memperlihatkan penggunaan idiom, leksikon yang menegaskan tindakan pemerintah, serta penyertaan gambar pada setiap berita. Secara keseluruhan, Detik.com cenderung membingkai pemerintah sebagai pihak yang tegas dan serius dalam menangani kasus pagar laut di Bekasi melalui penekanan pada proses penyelidikan, penegakan hukum, penetapan tersangka, dan pengungkapan bukti.
Copyrights © 2026