Perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang pesat membawa tantangan baru dalam dunia pendidikan, khususnya terkait literasi digital dan etika penggunaannya di kalangan siswa sekolah menengah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan pemahaman etika penggunaan kecerdasan buatan (AI) pada siswa MTs N 5 Kuranji, Kota Padang, sebagai upaya preventif terhadap penyalahgunaan teknologi di era AI. Program ini menggunakan pendekatan pelatihan interaktif berbasis pengalaman (experiential learning) yang melibatkan 20 siswa dan beberapa orang guru sebagai co-fasilitator. Kegiatan dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu : persiapan, sosialisasi, pelatihan interaktif (diskusi, simulasi, role-play, studi kasus), pendampingan dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test, serta keberlanjutan program. Efektivitas program diukur menggunakan analisis N-Gain dan kuesioner kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang signifikan, dengan rata-rata skor pre-test 9,6 meningkat menjadi 16,1 pada post-test (skor maksimum 20). Nilai N-Gain sebesar 0,65 termasuk dalam kategori sedang, yang menunjukkan efektivitas metode pelatihan. Tingkat kepuasan peserta berada pada kategori tinggi (rata-rata 3,6 dari skala 4). Program pelatihan interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital dan etika AI siswa madrasah tsanawiyah, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam pembentukan karakter digital yang bertanggung jawab.
Copyrights © 2026