Stunting pada balita masih menjadi masalah gizi kronis yang serius di Indonesia. Rendahnya pengetahuan keluarga tentang gizi seimbang dan minimnya pemantauan tumbuh kembang balita menjadi faktor risiko yang dapat dicegah melalui pemberdayaan keluarga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam mengoptimalkan gizi balita serta melakukan skrining tumbuh kembang secara mandiri sebagai upaya pencegahan stunting. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan gizi seimbang berbasis pangan lokal, demonstrasi pengukuran antropometri, pelatihan penggunaan Kartu Menuju Sehat (KMS) dan instrumen skrining sederhana, serta pendampingan kader Posyandu, melalui tahap persiapan, penyuluhan, demonstrasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengukuran antropometri, serta teridentifikasinya balita berisiko stunting untuk dirujuk bagi penanganan lebih lanjut. Optimalisasi gizi keluarga yang dipadukan dengan skrining tumbuh kembang secara rutin terbukti efektif meningkatkan kapasitas keluarga dan kader dalam mendeteksi dini serta mencegah stunting. Kegiatan serupa disarankan dilaksanakan secara berkala dan terintegrasi ke Klinik 'Aisyiyah
Copyrights © 2026