Stroke merupakan penyebab disabilitas utama yang mengakibatkan penurunan kekuatan otot dan fungsi motorik, sehingga membatasi aktivitas sehari-hari pasien. Terapi ball squeezing merupakan intervensi non-farmakologis sederhana yang diharapkan dapat menstimulasi saraf motorik dan meningkatkan kontraksi otot melalui latihan menggenggam. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi ball squeezing terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien pasca stroke di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Quasi Experiment menggunakan rancangan Non-Equivalent Control Group Pretest-Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien stroke di Ruangan Mawar, Flamboyan, dan Asoka di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah pada bulan Maret sampai Mei 2025 yang berjumlah 40 orang, dengan teknik pengambilan sampel stratified consecutive sampling. Hasil penelitian dari dua kelompok pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan signifikan kekuatan otot pada kelompok intervensi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Sebaliknya, kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan bermakna dengan nilai p = 1,000. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan antara hasil post-test kelompok intervensi dan kontrol dengan nilai p = 0,020. Terapi ball squeezing berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot pasien pasca stroke di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah.
Copyrights © 2026