Gender merupakan salah satu konsep sosial yang dipahami individu melalui proses pembelajaran dalam lingkungan kehidupan sehari-hari. Pada masa anak usia sekolah dasar, keluarga menjadi ruang utama tempat anak memperoleh pemahaman awal mengenai peran sosial laki-laki dan perempuan. Nilai, kebiasaan, serta pola hubungan yang diterapkan dalam keluarga secara tidak langsung membentuk cara anak melihat identitas dirinya dan lingkungan sosialnya.Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana proses sosialisasi gender berlangsung pada anak usia sekolah dasar dalam lingkungan keluarga serta menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi pembentukan pemahaman gender anak. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan melakukan analisis terhadap berbagai literatur ilmiah yang membahas gender, keluarga, pola pengasuhan, dan perkembangan sosial anak.Hasil kajian menunjukkan bahwa keluarga memiliki pengaruh yang kuat dalam membentuk pemahaman gender anak melalui pola komunikasi, pemberian aturan, pembagian tanggung jawab, serta contoh perilaku yang ditampilkan oleh orang tua. Praktik pengasuhan yang masih mempertahankan stereotipe gender dapat membatasi ruang perkembangan anak, sedangkan pola pengasuhan yang memberikan kesempatan secara seimbang mampu mendukung perkembangan kemampuan, kemandirian, dan kepercayaan diri anak.
Copyrights © 2026