Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 menunjukkan bahwa prevalensi stunting secara nasional menurun sebesar 2,8%, tetapi di Kota Padang meningkat sebesar 0,6%. Puskesmas Parak Karakah merupakan salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang masih menghadapi kendala dalam upaya penurunan prevalensi stunting, terutama rendahnya partisipasi keluarga atau masyarakat terhadap kelompok sasaran berisiko stunting serta keterbatasan sumber daya dalam pemantauan kelompok sasaran. Kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam pencegahan stunting melalui komunikasi perubahan perilaku. Kegiatan dilaksanakan kepada 28 kader kesehatan perempuan di wilayah kerja Puskesmas Parak Karakah dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), meliputi diskusi terbuka, brainstorming, penggunaan alat partisipatif, permainan peran, serta evaluasi partisipatif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, dengan rerata nilai pre-test sebesar 43,9%, rerata post-test sebesar 75,9%, dan rerata peningkatan skor sebesar 32%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis partisipatif dapat mendukung peningkatan kapasitas kader dalam upaya pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Parak Karakah.
Copyrights © 2026