Kualitas pelayanan keperawatan merupakan indikator penting dalam mutu pelayanan rumah sakit dan sangat dipengaruhi oleh kesiapan sumber daya manusia, khususnya perawat. Self-management dan motivasi kerja dipandang sebagai faktor internal yang berperan dalam membentuk persepsi perawat terhadap kualitas pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-management dan motivasi kerja terhadap persepsi perawat mengenai kualitas pelayanan di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 83 perawat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat memiliki tingkat self-management dan motivasi kerja pada kategori sedang, sementara persepsi perawat terhadap kualitas pelayanan tergolong tinggi. Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara self-management terhadap persepsi kualitas pelayanan (p = 0,618) maupun antara motivasi kerja terhadap persepsi kualitas pelayanan (p = 0,435). Penelitian ini menyimpulkan bahwa persepsi perawat mengenai kualitas pelayanan tidak secara langsung dipengaruhi oleh self-management dan motivasi kerja, melainkan lebih terkait dengan penerapan standar profesi, etika keperawatan, serta sistem pelayanan yang berjalan secara konsisten
Copyrights © 2026