Studi ini bertujuan mengidentifikasi perkembangan penelitian mengenai perkembangan pendidikan bahasa Indonesia di Australia, dengan menekankan peran permainan tradisional sebagai perangkat pedagogis yang berbasis budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis bibliometrik yang dilakukan terhadap 17.600 artikel, di mana 2.500 artikel dipilih melalui proses multitahap berdasarkan topik dan relevansi. Analisis ini dilakukan untuk mengidentifikasi tren publikasi, tema penelitian dominan, serta peluang pengembangan kajian di masa mendatang. Temuan menunjukkan minat akademis yang berkelanjutan terhadap tema-tema seperti pendidikan antarbudaya, kebijakan bahasa, dan peran guru dalam mempromosikan studi bahasa Asia di sekolah-sekolah Australia. Studi ini mengungkapkan bahwa pembelajaran bahasa Indonesia di Australia lebih dari sekadar pemerolehan bahasa; pembelajaran ini merupakan upaya strategis untuk mendorong pemahaman bilateral antarnegara tetangga. Khususnya, integrasi permainan tradisional Indonesia seperti congklak, engklek, dan gobak sodor memberikan pengalaman belajar multisensori yang menarik yang meningkatkan motivasi pembelajar, empati budaya, dan kompetensi bahasa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berbasis permainan tradisional menawarkan pendekatan yang responsif secara budaya dan relevan secara kontekstual untuk pengajaran Bahasa Indonesia sebagai bahasa asing (BIPA), khususnya di Australia. Temuan ini menawarkan kontribusi teoretis dan implikasi praktis bagi inovasi kurikulum bahasa serta menekankan perlunya kebijakan pendidikan untuk mempertahankan dan memperluas pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bagian dari keterlibatan regional Australia yang lebih luas.
Copyrights © 2026