Tujuan penelitian ini adalah menganalisis keterkaitan antara persepsi guru mengenai penggunaan ChatGPT dan efektivitas pemanfaatannya dalam penyusunan perangkat pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain deskriptif korelasional. Sebanyak 48 guru Bahasa Indonesia dari seluruh SMA negeri di Kota Lhokseumawe dilibatkan sebagai responden melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket tertutup berbasis skala Likert lima poin yang terdiri atas 40 pernyataan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru terhadap penggunaan ChatGPT berada pada kategori sangat baik dengan nilai rata-rata sebesar 84,20%, sedangkan efektivitas penggunaan ChatGPT dalam penyusunan perangkat pembelajaran memperoleh nilai rata-rata sebesar 85,20% dan termasuk kategori sangat baik. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara persepsi guru dan efektivitas penggunaan ChatGPT dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,734 dan signifikansi 0,000. Koefisien determinasi sebesar 53,9% menunjukkan bahwa persepsi guru memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap efektivitas penggunaan ChatGPT. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin positif persepsi guru terhadap ChatGPT, semakin tinggi efektivitas pemanfaatannya dalam mendukung penyusunan perangkat pembelajaran.
Copyrights © 2026