Evaluasi pembelajaran merupakan komponen vital dalam sistem pendidikan Islam untuk mengukur keberhasilan pencapaian kompetensi santri secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam mengenai implementasi sistem evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik di SMPS Bequranic Desa Pangkalan Batang Barat Bengkalis, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi sekaligus solusinya. Pendekatan yang digunakan dalam riset ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus lapangan. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif pasif, wawancara mendalam bersama guru mata pelajaran PAI, serta studi dokumentasi kurikulum. Proses analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Evaluasi ranah kognitif diimplementasikan melalui kombinasi tes tertulis formatif-sumatif serta metode tes lisan spontan yang efektif memicu konsentrasi dan kesiapan mental santri; (2) Evaluasi ranah afektif difokuskan pada pembentukan pembiasaan karakter moral, aqliyah Islamiyah, dan nafsiyah Islamiyah melalui instrumen lembar observasi harian, penilaian diri, dan catatan jurnal perilaku; (3) Evaluasi ranah psikomotorik dilaksanakan secara autentik melalui uji kinerja (performance assessment) dalam bentuk praktik ibadah wajib/ sunah serta kelancaran melafalkan ayat Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid. Kendala utama yang dijumpai meliputi keterbatasan alokasi waktu tatap muka di kelas serta padatnya materi hafalan santri. Solusi yang ditempuh adalah mengintegrasikan sistem rubrik penilaian akademik sekolah dengan format Tabel Evaluasi Bulanan kepengasuhan pondok pesantren guna mewujudkan pemantauan perkembangan santri yang berkesinambungan.
Copyrights © 2026