Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health
Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026

Hubungan Pengetahuan Sanitasi Lingkungan Dengan Keluhan Gangguan Pencernaan pada Siswa Kelas VIII SMPN 28 Medan Johor

Meutia Nanda (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Annisa Ananda (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Dinda Aulia Putri (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Nazla Huwaida Hasibuan (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Putri Anggi Marsanda HRP (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
16 Jul 2026

Abstract

Sanitasi lingkungan merupakan upaya pengelolaan faktor lingkungan untuk mencegah munculnya kondisi yang mendukung perkembangan vektor penyakit. Sanitasi yang buruk, seperti adanya genangan air, penumpukan sampah, dan pengelolaan limbah yang tidak memadai, dapat menyediakan habitat bagi vektor seperti nyamuk, lalat, dan tikus.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan sanitasi lingkungan dengan keluhan gangguan pencernaan serta menganalisis efektivitas penyuluhan sanitasi lingkungan terhadap peningkatan pengetahuan siswa kelas VIII SMP Negeri 28 Medan Johor. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa SMP Negeri 28 Medan Johor yang berjumlah 785 siswa. Pemilihan kelas dilakukan dengan purposive sampling berdasarkan rekomendasi pihak sekolah. Selanjutnya seluruh siswa pada kelas terpilih dijadikan responden menggunakan teknik total sampling terdiri dari 31 responden pada kelas 8. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan sanitasi lingkungan dan lembar identifikasi keluhan gangguan pencernaan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi siswa dengan tingkat pengetahuan sanitasi lingkungan kategori baik meningkat dari 51,6% pada pre-test menjadi 80,6% pada post-test. Sebagian besar responden tidak mengalami keluhan gangguan pencernaan (67,7%), sedangkan 32,3% responden mengalami keluhan gangguan pencernaan. Hasil Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sanitasi lingkungan dengan keluhan gangguan pencernaan (p < 0,001). Selain itu, hasil Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah pemberian penyuluhan sanitasi lingkungan (Z = -3,317; p = 0,001). Dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan sanitasi lingkungan berhubungan dengan keluhan gangguan pencernaan pada siswa dan penyuluhan sanitasi lingkungan efektif meningkatkan pengetahuan siswa. Peningkatan edukasi kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jetish

Publisher

Subject

Computer Science & IT Education Neuroscience Nursing Public Health

Description

JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health is published twice a year: March and September. E-ISSN: 2964-2507 (Elektronik) P-ISSN: 2964-819X (Cetak) Editor In Chief: T. Heru Nurgiansah, M.Pd DOI: 10.57235 Publisher: CV. Rayyan Dwi Bharata 1. Education 2. ...