Kusta merupakan penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae dan hingga kini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai negara endemik, termasuk Indonesia. Manifestasi klinis kusta sangat dipengaruhi oleh respons imun inang terhadap infeksi M. leprae. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa status mikronutrien berperan penting dalam regulasi sistem imun melalui pengaruhnya terhadap fungsi makrofag, limfosit T, produksi sitokin, serta berbagai mekanisme pertahanan tubuh lainnya. Oleh karena itu, pemahaman mengenai hubungan antara status mikronutrien, respons imun, dan manifestasi klinis kusta menjadi penting dalam mendukung upaya pengendalian penyakit. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mensintesis bukti ilmiah mengenai hubungan antara status mikronutrien, respons imun, dan manifestasi klinis kusta pada populasi di daerah endemik. Hasil sintesis menunjukkan bahwa berbagai jenis mikronutrien berkontribusi terhadap modulasi respons imun terhadap infeksi M. leprae. Defisiensi mikronutrien tertentu berhubungan dengan gangguan respons imun seluler, ketidakseimbangan produksi sitokin, serta peningkatan risiko terjadinya manifestasi klinis kusta yang lebih berat. Dengan demikian, optimalisasi status mikronutrien berpotensi menjadi strategi pendukung yang efektif dalam upaya pencegahan, penatalaksanaan, dan pengendalian kusta, terutama di wilayah dengan beban penyakit yang tinggi
Copyrights © 2026