Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan bauran pemasaran (marketing mix) serta mengidentifikasi faktor internal dan eksternal melalui analisis SWOT sebagai dasar penyusunan strategi pengembangan pada usaha susu kambing skala kecil milik Bapak Madjid Dilo di Kelurahan Molosipat, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan terdiri atas satu pemilik usaha, satu pekerja, dan lima konsumen yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana serta analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha menghasilkan rata-rata 16 botol (4 liter) susu kambing per hari, dengan penjualan sekitar 12 botol (3 liter) per hari. Penerapan bauran pemasaran didukung oleh kualitas produk yang baik, harga yang sesuai, dan distribusi langsung kepada konsumen. Namun, usaha masih menghadapi kendala berupa kemasan yang sederhana, kapasitas produksi dan ketersediaan produk yang terbatas, jangkauan distribusi yang belum luas, serta promosi yang belum optimal. Analisis SWOT menunjukkan bahwa usaha memiliki peluang untuk berkembang melalui inovasi kemasan, peningkatan promosi digital, dan perluasan jaringan pemasaran guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha.
Copyrights © 2026