Journal of International Relations Studies
Vol 11, No 1: (June 2026)

Nestapa di Balik Tambang: Kekerasan Ekologi Transnasional Pada Pertambangan Timah Inkonvensional di Bangka Belitung

Muhammad Adzan Amien (Departemen Hubungan Internasional Universitas Diponegoro)
Anjani Tri Fatharini (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Jun 2026

Abstract

Indonesia melalui Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan salah satu negara penghasil timah terbesar di dunia. Namun, timah yang berasal dari aktivitas pertambangan timah ilegal (tambang inkonvensional) telah mengalir ke rantai pasok raksasa teknologi global, termasuk Apple, Samsung, hingga Tesla, sehingga menjadi isu kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana aktivitas pertambangan timah, baik ilegal maupun legal menjadikan masyarakat lingkar tambang Desa Rebo, Sungailiat, Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terbebani secara tidak proporsional oleh bahaya lingkungan, bahkan menjadikan mereka “korban kejahatan hijau” melalui pendekatan Transnational Ecoviolence oleh Stoett & Omrow. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri pertambangan timah telah berkontribusi terhadap perekonomian, tetapi eksistensinya telah memicu kerusakan lingkungan. Meskipun terdapat pembaruan undang-undang, seperti UU No. 4 Tahun 2009, UU No. 3 Tahun 2020, dan Perpres No. 55 Tahun 2022, penambangan ilegal masih berlanjut, memperburuk kerusakan lingkungan. Di Desa Rebo, hal tersebut pada gilirannya berkontribusi terhadap hilangnya pendapatan dan mata pencaharian yang diperoleh dari pekerjaan dan sumber daya lingkungan hingga hilangnya keamanan dari praktik komunitas yang menindas. Dalam pendekatan Transnational Ecoviolence, adanya bentuk-bentuk ketidakadilan lingkungan dan ketidakamanan manusia tersebutlah yang menjadikan masyarakat lingkar tambang Desa Rebo “korban kejahatan hijau”.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jihi

Publisher

Subject

Education

Description

Journal of International Relations seeks original manuscripts that provide theoretically informed empirical analyses of issues in international relations, as well as original theoretical or conceptual analyses. The journal represents no particular school or approach, nor is it restricted to any ...