Implementasi pembelajaran mendalam berbasis digital menjadi strategi penting untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa di era transformasi pendidikan. Keberhasilan implementasi tersebut sangat dipengaruhi oleh peran kepala sekolah dalam merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengawasi proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepala sekolah dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam berbasis digital di SDN 147 Pekanbaru, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta mengkaji strategi optimalisasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menjalankan peran secara komprehensif melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Pada tahap perencanaan, kepala sekolah merumuskan visi, menyusun program, mengembangkan kompetensi sumber daya manusia, serta menyediakan sarana pendukung. Pengorganisasian dilakukan melalui pembagian tugas, pengelolaan fasilitas, dan pemberdayaan guru. Pelaksanaan dilakukan melalui pengarahan, fasilitasi, dan pembentukan budaya digital positif. Pengawasan dilakukan melalui supervisi, pemanfaatan data, dan tindak lanjut. Tantangan meliputi aspek teknis, kesiapan sumber daya manusia, manajemen sekolah, dan dukungan lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berperan strategis dalam membangun ekosistem pembelajaran mendalam berbasis digital yang adaptif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026