Hasil belajar Dasar-Dasar Akuntansi siswa kelas X SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo pada materi siklus akuntansi perusahaan dagang masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan hasil belajar dan efektivitas model pembelajaran ARIAS dibandingkan Problem-Based Learning. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan desain nonequivalent pre-test post-test control group design pada dua kelas yang masing-masing terdiri atas 36 peserta didik. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pre-test kelas eksperimen sebesar 69,3 dan kelas kontrol 67,0, sedangkan rata-rata post-test berturut-turut sebesar 95,3 dan 86,6. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001. Hasil uji N-Gain menunjukkan kelas eksperimen memperoleh skor 0,8470 dengan kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol memperoleh skor 0,5963 dengan kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa model ARIAS lebih efektif dibandingkan Problem-Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar Dasar-Dasar Akuntansi pada materi siklus akuntansi perusahaan dagang. Implikasinya, ARIAS dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran akuntansi yang mendorong rasa percaya diri, minat, relevansi materi, evaluasi, dan kepuasan belajar peserta didik.
Copyrights © 2026