Stunting merupakan permasalahan gizi yang menjadi prioritas di Indonesia. Salah satu faktor tidak langsung terhadapkejadian stunting ini Adalah pernikahan dini, yang berdampak pada rendahnya kesiapan fisik dan pengetahuan ibumuda dalam merawat kehamilan dan tumbuh kembang anak. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untukmeningkatkan pengetahuan remaja di desa Candipuro mengenai kesehatan reproduksi sebagai strategi pencegahanstunting melalui edukasi bahaya pernikahan dini. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 31 januari 2025 denganmelibatkan 30 peserta. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif disertai evaluasi menggunkan pre-testdan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan yang signifikan dari 51 pada pre-test menjadi77,43 pada post-test, dengan selisih rata-rata 26,43 (p<0,001). Berdasarkan kategorisasi, sebanyak 96,7% pesertaawalnya berada pada kategori pengetahuan kurang; setelah intervensi, seluruh peserta mengalami peningkatankategori dengan 63,3% mencapai kategori cukup dan 36,7% mencapai kategori baik. Kegiatan edukasi kesehatanreproduksi terbukti efektif meningkatkan pengetahuan remaja tentang risiko pernikahan dini dan kaitannya denganpencegahan stunting.
Copyrights © 2026