Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis 3D model pada mata pelajaran IPAS kelas V SDN 9 Mamboro yang valid dan praktis digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas validator ahli, satu orang guru kelas V, dan 24 siswa kelas V SDN 9 Mamboro. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, lembar validasi, dan angket praktikalitas. Media pembelajaran dikembangkan menggunakan aplikasi Tripo AI untuk mengubah gambar menjadi model 3D berbentuk GLB, Assembler sebagai media visualisasi objek tiga dimensi, dan Canva sebagai media penyajian materi pembelajaran. Data dianalisis menggunakan skala Likert dan dihitung dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis 3D model memperoleh kategori valid berdasarkan hasil penilaian validator dan memperoleh kategori praktis berdasarkan respons guru dan siswa. Penggunaan media pembelajaran berbasis 3D model membantu siswa memahami materi IPAS secara lebih konkret, meningkatkan minat belajar, serta menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis 3D model layak digunakan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar.
Copyrights © 2026